Nama :
Ratna Sufrida Haof
Nim :
11010210045
Tugas :
Biolog ( Asal Usul Kehidupan)
1.Penduduk
afrika utara terbagi kedalam 2 etnik yaitu suku berber (asli) dan
suku arab.
Dari
kedua etnik ini didapatkan bahwa suku arab banyak menderita penyakit
rhematik
atau
kandungan asam urat yang tinggi dalam darah.
Data
yang diperoleh diketahui bawha suku berber sering mengkonsumsi infus
sidagori
(sidarhombifolia)
yang tumbuh di pekarangan rumahnya. Diketahui bahwa infus ini
dipercaya
meningkatkan stamina.
Dari
sini belum terjawab apakah sidogori ini mengandung asam urat dalam
darah. Maka
dilakukan
percobaan dengan menginduksi tikus galur wistar agar terjadi
hiperursemia dengan cara memberikan melinjo (gnetum gnemon) secara
oral.
Setelah
terjadi hepererusmia maka diberikan infus sidagori secara berulang,
kemudian dilihat efeknya, yaitu kandungan asam urat dalam
darah.ternyata terbukti bahwa pemberian infusi sidagori menurunkan
kandungan asam urat dalam darah.
Pertanyaan
:
a.
Bagaimana rumusan masalah penelitian ini ?
Jawab
: Bagaimana cara mengatasi penderita penyakit
rhematik atau asam urat yang tinggi dalam darah ?
b.
Bagaimana rumusan hipotesis yang diajukan di dalam penelitian
ini ?
Jawab
: Apakah infus sidagori akan meningkatkan stamina ?
c.
Bagaimana eksperimen yang dilakukan ?
Jawab :
Dari sini belum terjawab apakah sidagori ini mengurang kandungan
asam urat dalam darah atau tidak.
d. Tuilskan
data yang diperoleh dari eksperimen!
Jawab :
Dari data yang diperoleh diketahi bahwa suku berber sering
mengkonsumsi infus sidagori (sidarhombifolia) yang tumbuh di
pekarangan rumah.
e.
Tuliskan kesimpulan yang diperoleh!
Jawab :
pemberian infus sidagori dapat menurunkan kandungan asam urat dalam
darah.
2. Beberapa
teori yang pernah diajukan untuk menjawab permasalahan asal usul
kehidupan,
terangkan dengan singkat apa yang dimaksud dengan :
a.
Teori Kreasi Khas (Special Creation) : menyatakan bahwa kehidupan
diciptakan oleh
suatu
zat supranatural.
b. Teori
Mantap : menyatakan bahwa kehidupan tidak berasal usul (keadaan
mantap)
c.Teori
Kosmozoan : menyatakan bahwa kehidupan berasal dari spora kehidupan
yang
dtangnya
dari luar angkasa.
d.Teori
Generation spontanea : menyatakan bahwa makluk hidup tercipta secara
mendadak (spontan).
e.Teori A
biogenesis : menyatakan bahwa makluk hidup berasal dari benda tak
hidup.
f.Teori
Biogenesis : menyatakan bahwa makluk hidup berasal dari makluk hidup
sebelumnya.
3.
Terangkan dengan lengkap mengenai teori
abiogenesis, siapa pencetus ide ini dan apa
yang meraka
lakukan untuk memperkuat teori ini ?
Jawab :
Teori Abiogenesis menyatakan bahwa makluk hidup tercipta dari benda
tak hidup yang berlangsung secara spontan (generatio spontanea), ide
ini di cetus oleh Aristoteles, untuk memprkuat teori ini Aristoteles
memberi contoh seperti cacing dari tanah, ikan dari lumpur dan masih
banyak lagi.
4.
Ceritakan tentang teori biogenesis, mulai dari
pendukung teori ini dan percobaan yang
dilakukan!
Jawab
: Teori biogenesis bertentangan dengan teori abiogenesis, karena
menganggap
bahwa
makluk hidup berasal dari makluk hidup yang sudah ada sebelumnya.
Tiga tokoh
terkenal pendukung teori ini adalah Francesco Redi, Lazzaro
Spallanzia, dan Pasteur.
1.
Francesco Redi, Redi merupakan orang pertama yang melakukan
eksperimen untuk membantah teori abiogenesis. Redi melakukan
percobaan dengan mengunakan bahan daging segar yang ditempatkan
dalam labu dan diberi perlakuan tertentu.
Labu 1 :
diisi daging segar dan dibiarkan terbuka.
Labu 11 :
diisi daging segar dan ditutup dengan kain kasa.
Labu 111 :
diisi daging segar dan ditutup rapat.
Ketika labu
diletakan di tempat yang sama selama beberapa hari, hasilnya adalah
sebagai berikut :
labu 1 :
dagingnya busuk, banyak terdapat belatung
labu 11 :
dagingnya busuk, terdapat sedikit belatung
labu 111 :
dagingnya busuk, tidak terdapat belatung.
Menurut
Redi, belatung terdapat pada daging berasal dari telur lalat. Labu
111 tidak terdapat belatung karena tertutup rapat sehingga lalat
tidak bisa mauk. Sayangnya meskipun tertutup rapat ternyata pada
labu tersebut muncul belatung. Ini disebabkan karena Redi tidak
melakukan sterilisasi daging pada disain percobaannya.
2. Lazzaro
Spallanzani (1729-17990).Lazzaro menyangsikan kebenaran paham
abiogenesis. Oleh karena itu dia mengadakan percobaan yang pada
prinsipnya sama dengan percobaan Francesco Redi, tetapi langkah
percobaannya lebih sempurna.sebgai bahan percobaannya, Spallanzani
mengunakan air kaldu atau air rebusan daging dan dua buah labu.
Percobaan yang dilakukan Spallanzani selngkapnya adalah :
labu 1 :
diisi air 70cc air kaldu, kemudian dipanaskan 15°C
selama beberapa menit dan dibiarkan tetap terbuka.
Labu
11 : diisi 70cc air kaldu, ditutup rapat-rapat dengan sumbat gabus
pada daerah pertemuan antara gabus dengan mulut labu diolesi
paraffincair agar rapat benar. Selanjutnya labu dipanaskan,
selanjutnya labu 1 dan 11 dianginkan. Setelah dingin keduanya
diletakan pada tempat terbuka yang bebas dari gangguan hewan dan
orang.
Setelah
lebih kurang 1 minggu, diadakan pengamatan terhadap keadaan air
kaldu tersebut, hasil pencobaannya adalah :
labu
1 : air kaldu mengalami perubahan, yaitu airnya menjadi bertambah
keruh dan baunya menjadi tidak enak. Setelah diteliti ternyata air
kaldu pada labu 1 ini banyak mengandung mikroba.
Labu
11 : air kaldu labu ini tidak mengalami perubahan, artinya tetap
jernih seperti semula, baunya juga tetap serta tidak mengandung
mikroba, tetapi apabila labu ini dibiarkan terbuka lebih lama lagi,
ternyata mengandung mikroba, airnya berubah menjadi lebih keruh
serta berbau busuk.
Berdasarkan
hasil percobaan tersebut, Lazzaro Spallanzani menyimpulkan bahwa
mikroba yang ada dalam kaldu tersebut bukan berasal dari air kaldu
(benda mati) tetapi berasal dari air kehidupan di udara. Jadi,
adanya pembusukan karena telah terjadi kontaminasi mikroba dari
udara ke dalam air kaldu tersebut.
3.
Louis Pasteur. Pasteur menyempurnakan percobaan Redi dan
Spallanzani. Ia mengunakan kaldu dan labu yang di sumbat dengan
gabus. Selanjutnya gabus itu ditembus dengan pipa berbentuk leher
angsa ( huruf s),kemudian dipanaskan. Setelah dingin dibiarkan
beberapa hari kemudian diamati. Ternyata air kaldu tetap jernih dan
tidak ditemukan mikroba. Desain pipa yang berbentuk leher angsa
tersebut memungkinkan masuknya gaya hidup dari udara, tetapi
ternyata tidak didapati makluk hidup dalam kaldu.
Menurut
Pasteur, mikroorganisme yang tumbuh dalam kaldu berasal dari udara.
Mereka tidak bisa masuk karena terhambat oleh bentuk pipa. Hal ini
dibuktikan bila labu dimiringkan sedemikian rupa sehingga kaldu
mengalir melalui pipa dan menyentuh pipa, ternyata beberapa hari
kemudian menyebabkan busuknya kaldu.
Kesimpulan
percobaan Pasteur adalah miroorganisme yang ada pada air kaldu bukan
berasal dari cairan (benda tak hidup), melaingkan dari
mikroorganisme yang terdapat di udara.
Miroorganisme yang ada di udara masuk ke dalam labu
bersama sama dengan debu. Berdasarkan hasil
percobaan tersebut, tumbanglah Teori Abiogenesis yang menyatakan
bahwa :
a. Omne vivum ex
ovo, artinya setiap makluk hidup berasal dari telur.
b. Omne ovum ex
vivo, artinya setiap telur berasal dari makluk hidup.
c Oimne
vivum ex vivo, artinya makluk hidup berasal dari makluk hidup juga.
-
5. Mengapa evolusi rganik berhasil menetapkan teori biogensis ? Apa yang dibuktikan darievolusi ini ?Jawab : Louise Pasteur berhasil menumbangkan teori abiogenesis dan mengukuhkan teori biogenesis. Tetapi ia belum berhasil menjelaskan kapan dan darimana sel pertamaterbentuk. Para ahli seperti Alexander Ivanovich Oparin dari Rusia, Harold Uray dan Stanley Miller dari Amerika yang pertamakali mengajukan hipotesa tentang terbentuknya sel hidup yang pertama berdasarkan konsep biologi modern, terutama biokimia.6. Terangkan teori evalusi menurut Ovarin, Harold Urey dan Stanley Miller !Jawab : Ovarin mengemukakan bahwa evalusi zat-zat kimia telah terjadi sejauh sebelum kehidupan ini ada. Dia mengemukakan bahwa asal mula kehidupan terjadi bersamaan dengan evalusi Terbentuknya bumi serta atmosfirnya. Atmosfir bumi mula-mula air, metan, dan amonia namun tidak memeliki oksigen.Teori Urey didasari atas pemikiran bahwa bahan organik merupakan bahan dasar. Organik merupakan bahan dasar organisme yang pada mulnya dibentuk sebagai reaksi gas yang ada di alam dengan bantuan energi. Ia menjabarkan konsep tersebut salam 4 fase yaitu :1. tersedianya molekul mettan, amonia, hidrogen dan uap air yang sangat banyak di dalam atmosfer.2. energi yang timbul dari listrik haliliter dan radiasi sinar-sinar kosmis yang merupakan energi pengikat dalam reaksi-reaksi molekul-molekul mettan, amonia, hidrogen, dan uap air.3. terbentuknya zat yang paling sederhana4. zat hidup yang terbentuk berkembang dengan waktu berjuta tahun menjadi sejenis organisme yang lebih kompleks.Stanley Miller merancang alat yang digunakan untuk membuktikan hipotesis Urey ia berhasil menemukan evalusi yang kemudian dikaji oleh ahli ahli biologi dan kimia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar