Senin, 25 Maret 2013

Tugas Biologi ( Asal Usul Kehidupan Manusia)


Nama : Ratna Sufrida Haof
Nim    : 11010210045
Tugas : Biolog ( Asal Usul Kehidupan)




1.Penduduk afrika utara terbagi kedalam 2 etnik yaitu suku berber (asli) dan suku arab.
Dari kedua etnik ini didapatkan bahwa suku arab banyak menderita penyakit rhematik
atau kandungan asam urat yang tinggi dalam darah.
Data yang diperoleh diketahui bawha suku berber sering mengkonsumsi infus sidagori
(sidarhombifolia) yang tumbuh di pekarangan rumahnya. Diketahui bahwa infus ini
dipercaya meningkatkan stamina.
Dari sini belum terjawab apakah sidogori ini mengandung asam urat dalam darah. Maka
dilakukan percobaan dengan menginduksi tikus galur wistar agar terjadi hiperursemia dengan cara memberikan melinjo (gnetum gnemon) secara oral.
Setelah terjadi hepererusmia maka diberikan infus sidagori secara berulang, kemudian dilihat efeknya, yaitu kandungan asam urat dalam darah.ternyata terbukti bahwa pemberian infusi sidagori menurunkan kandungan asam urat dalam darah.

Pertanyaan :
a. Bagaimana rumusan masalah penelitian ini ?
Jawab : Bagaimana cara mengatasi penderita penyakit rhematik atau asam urat yang tinggi dalam darah ?
b. Bagaimana rumusan hipotesis yang diajukan di dalam penelitian ini ?
Jawab : Apakah infus sidagori akan meningkatkan stamina ?
    c. Bagaimana eksperimen yang dilakukan ?
    Jawab : Dari sini belum terjawab apakah sidagori ini mengurang kandungan asam urat dalam darah atau tidak.
    d. Tuilskan data yang diperoleh dari eksperimen!
    Jawab : Dari data yang diperoleh diketahi bahwa suku berber sering mengkonsumsi infus sidagori (sidarhombifolia) yang tumbuh di pekarangan rumah.
    e. Tuliskan kesimpulan yang diperoleh!
    Jawab : pemberian infus sidagori dapat menurunkan kandungan asam urat dalam darah.
    2. Beberapa teori yang pernah diajukan untuk menjawab permasalahan asal usul
    kehidupan, terangkan dengan singkat apa yang dimaksud dengan :
    a. Teori Kreasi Khas (Special Creation) : menyatakan bahwa kehidupan diciptakan oleh
    suatu zat supranatural.
    b. Teori Mantap : menyatakan bahwa kehidupan tidak berasal usul (keadaan mantap)
    c.Teori Kosmozoan : menyatakan bahwa kehidupan berasal dari spora kehidupan yang
    dtangnya dari luar angkasa.
    d.Teori Generation spontanea : menyatakan bahwa makluk hidup tercipta secara mendadak (spontan).
    e.Teori A biogenesis : menyatakan bahwa makluk hidup berasal dari benda tak hidup.
    f.Teori Biogenesis : menyatakan bahwa makluk hidup berasal dari makluk hidup sebelumnya.
    3. Terangkan dengan lengkap mengenai teori abiogenesis, siapa pencetus ide ini dan apa
    yang meraka lakukan untuk memperkuat teori ini ?
    Jawab : Teori Abiogenesis menyatakan bahwa makluk hidup tercipta dari benda tak hidup yang berlangsung secara spontan (generatio spontanea), ide ini di cetus oleh Aristoteles, untuk memprkuat teori ini Aristoteles memberi contoh seperti cacing dari tanah, ikan dari lumpur dan masih banyak lagi.
    4. Ceritakan tentang teori biogenesis, mulai dari pendukung teori ini dan percobaan yang
    dilakukan!
    Jawab : Teori biogenesis bertentangan dengan teori abiogenesis, karena menganggap
    bahwa makluk hidup berasal dari makluk hidup yang sudah ada sebelumnya.
    Tiga tokoh terkenal pendukung teori ini adalah Francesco Redi, Lazzaro Spallanzia, dan Pasteur.
    1. Francesco Redi, Redi merupakan orang pertama yang melakukan eksperimen untuk membantah teori abiogenesis. Redi melakukan percobaan dengan mengunakan bahan daging segar yang ditempatkan dalam labu dan diberi perlakuan tertentu.
    Labu 1 : diisi daging segar dan dibiarkan terbuka.
    Labu 11 : diisi daging segar dan ditutup dengan kain kasa.
    Labu 111 : diisi daging segar dan ditutup rapat.
    Ketika labu diletakan di tempat yang sama selama beberapa hari, hasilnya adalah sebagai berikut :
    labu 1 : dagingnya busuk, banyak terdapat belatung
    labu 11 : dagingnya busuk, terdapat sedikit belatung
    labu 111 : dagingnya busuk, tidak terdapat belatung.
    Menurut Redi, belatung terdapat pada daging berasal dari telur lalat. Labu 111 tidak terdapat belatung karena tertutup rapat sehingga lalat tidak bisa mauk. Sayangnya meskipun tertutup rapat ternyata pada labu tersebut muncul belatung. Ini disebabkan karena Redi tidak melakukan sterilisasi daging pada disain percobaannya.
    2. Lazzaro Spallanzani (1729-17990).Lazzaro menyangsikan kebenaran paham abiogenesis. Oleh karena itu dia mengadakan percobaan yang pada prinsipnya sama dengan percobaan Francesco Redi, tetapi langkah percobaannya lebih sempurna.sebgai bahan percobaannya, Spallanzani mengunakan air kaldu atau air rebusan daging dan dua buah labu. Percobaan yang dilakukan Spallanzani selngkapnya adalah :
    labu 1 : diisi air 70cc air kaldu, kemudian dipanaskan 15°C selama beberapa menit dan dibiarkan tetap terbuka.
    Labu 11 : diisi 70cc air kaldu, ditutup rapat-rapat dengan sumbat gabus pada daerah pertemuan antara gabus dengan mulut labu diolesi paraffincair agar rapat benar. Selanjutnya labu dipanaskan, selanjutnya labu 1 dan 11 dianginkan. Setelah dingin keduanya diletakan pada tempat terbuka yang bebas dari gangguan hewan dan orang.
    Setelah lebih kurang 1 minggu, diadakan pengamatan terhadap keadaan air kaldu tersebut, hasil pencobaannya adalah :
    labu 1 : air kaldu mengalami perubahan, yaitu airnya menjadi bertambah keruh dan baunya menjadi tidak enak. Setelah diteliti ternyata air kaldu pada labu 1 ini banyak mengandung mikroba.
    Labu 11 : air kaldu labu ini tidak mengalami perubahan, artinya tetap jernih seperti semula, baunya juga tetap serta tidak mengandung mikroba, tetapi apabila labu ini dibiarkan terbuka lebih lama lagi, ternyata mengandung mikroba, airnya berubah menjadi lebih keruh serta berbau busuk.
    Berdasarkan hasil percobaan tersebut, Lazzaro Spallanzani menyimpulkan bahwa mikroba yang ada dalam kaldu tersebut bukan berasal dari air kaldu (benda mati) tetapi berasal dari air kehidupan di udara. Jadi, adanya pembusukan karena telah terjadi kontaminasi mikroba dari udara ke dalam air kaldu tersebut.
    3. Louis Pasteur. Pasteur menyempurnakan percobaan Redi dan Spallanzani. Ia mengunakan kaldu dan labu yang di sumbat dengan gabus. Selanjutnya gabus itu ditembus dengan pipa berbentuk leher angsa ( huruf s),kemudian dipanaskan. Setelah dingin dibiarkan beberapa hari kemudian diamati. Ternyata air kaldu tetap jernih dan tidak ditemukan mikroba. Desain pipa yang berbentuk leher angsa tersebut memungkinkan masuknya gaya hidup dari udara, tetapi ternyata tidak didapati makluk hidup dalam kaldu.
    Menurut Pasteur, mikroorganisme yang tumbuh dalam kaldu berasal dari udara. Mereka tidak bisa masuk karena terhambat oleh bentuk pipa. Hal ini dibuktikan bila labu dimiringkan sedemikian rupa sehingga kaldu mengalir melalui pipa dan menyentuh pipa, ternyata beberapa hari kemudian menyebabkan busuknya kaldu.
    Kesimpulan percobaan Pasteur adalah miroorganisme yang ada pada air kaldu bukan berasal dari cairan (benda tak hidup), melaingkan dari mikroorganisme yang terdapat di udara. Miroorganisme yang ada di udara masuk ke dalam labu bersama sama dengan debu. Berdasarkan hasil percobaan tersebut, tumbanglah Teori Abiogenesis yang menyatakan bahwa : 
    a. Omne vivum ex ovo, artinya setiap makluk hidup berasal dari telur.
    b. Omne ovum ex vivo, artinya setiap telur berasal dari makluk hidup. 
    c Oimne vivum ex vivo, artinya makluk hidup berasal dari makluk hidup juga.
  1. 5. Mengapa evolusi rganik berhasil menetapkan teori biogensis ? Apa yang dibuktikan dari
    evolusi ini ?
    Jawab : Louise Pasteur berhasil menumbangkan teori abiogenesis dan mengukuhkan teori biogenesis. Tetapi ia belum berhasil menjelaskan kapan dan darimana sel pertama
    terbentuk. Para ahli seperti Alexander Ivanovich Oparin dari Rusia, Harold Uray dan Stanley Miller dari Amerika yang pertamakali mengajukan hipotesa tentang terbentuknya sel hidup yang pertama berdasarkan konsep biologi modern, terutama biokimia.
    6. Terangkan teori evalusi menurut Ovarin, Harold Urey dan Stanley Miller !
    Jawab : Ovarin mengemukakan bahwa evalusi zat-zat kimia telah terjadi sejauh sebelum kehidupan ini ada. Dia mengemukakan bahwa asal mula kehidupan terjadi bersamaan dengan evalusi Terbentuknya bumi serta atmosfirnya. Atmosfir bumi mula-mula air, metan, dan amonia namun tidak memeliki oksigen.
    Teori Urey didasari atas pemikiran bahwa bahan organik merupakan bahan dasar. Organik merupakan bahan dasar organisme yang pada mulnya dibentuk sebagai reaksi gas yang ada di alam dengan bantuan energi. Ia menjabarkan konsep tersebut salam 4 fase yaitu :
    1. tersedianya molekul mettan, amonia, hidrogen dan uap air yang sangat banyak di dalam atmosfer.
    2. energi yang timbul dari listrik haliliter dan radiasi sinar-sinar kosmis yang merupakan energi pengikat dalam reaksi-reaksi molekul-molekul mettan, amonia, hidrogen, dan uap air.
    3. terbentuknya zat yang paling sederhana
    4. zat hidup yang terbentuk berkembang dengan waktu berjuta tahun menjadi sejenis organisme yang lebih kompleks.
    Stanley Miller merancang alat yang digunakan untuk membuktikan hipotesis Urey ia berhasil menemukan evalusi yang kemudian dikaji oleh ahli ahli biologi dan kimia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar